Mau Jadi Pelari Jarak Pendek?

Materi lari jarak pendek

Posted  6 Dilihat updated 14 hari lalu

Aftanews-  Infrormasi kali ini berisi berbagai informasi yang kami rangkum dalam 13 poin tentang lari jarak pendek mulai dari pengertian lari jarak pendek, nomor lari jarak pendek, teknik lari jarak pendek sampai tentang bagaimana cara start lari jarak pendek. 

Daftar Isi

  1. Pengertian Lari Jarak Pendek
  2. Nomor Lari Jarak Pendek
  3. Teknik Lari Jarak Pendek
  4. Start Lari Jarak Pendek
  5. Atletik Lari Jarak Pendek
  6. Lapangan Lari Jarak Pendek
  7. Lebar Lintasan Lari Jarak Pendek
  8. Macam-macam Lari Jarak Pendek
  9. Atlet Lari Jarak Pendek
  10. Sejarah Lari Jarak Pendek
  11. Aba-aba Lari Jarak Pendek
  12. Nomor Lari Jarak Pendek Yang Diperlombakan
  13. Cara Melakukan Ayunan Lengan Lari Jarak Pendek 

Pengertian Lari Jarak Pendek

Ada beberapa jenis lomba lari yang diakui dan diperlombakan dalam kancah internasional, salah satunya adalah lari jarak pendek atau dikenal juga dengan istilah sprint.

Di sebut sebagai lari jarak pendek adalah karena jarak yang harus ditempuh oleh pelari relatif pendek jika dibandingkan dengan jenis lari lainnya, yakni hanya 100-400 meter saja.

Karena itulah pelari jarak pendek harus memaksimalkan tenaganya untuk berlari secepat mungkin dari titik start hingga garis finish. 

Jika diartikan, lari jarak pendek merupakan salah satu jenis lomba/pertandingan lari yang mana para pelari diharuskan untuk berlari dengan kecepatan penuh pada lintasannya masing-masing untuk mencapai garis finish dengan jarak tempuh yang diperlombakan (100-400 meter). 

Nomor Lari Jarak Pendek 

Ada tiga jenis nomor dalam lari jarak pendek dan ketiganya ini berdasarkan jarak yang harus ditempuh oleh para pelari, yakni nomor 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Ketiga jenis nomor ini memiliki beberapa perbedaan, yakni selain dari jarak itu sendiri, teknik dan managemen energi yang harus dikuasai atlet lari sedikit berbeda.

Biasanya, pada jarak 100 meter pelari memaksimalkan seluruh tenaganya untuk berlari secepat mungkin hingga mencapai garis finish, sementara pada jarak yang lebih jauh, ada saat dimana para atlet harus mengatur kecepatannya, misalnya ia akan berlari dengan kecepatan penuh pada jarak 50 meter sebelum garis finish. 

Meski jarak yang di tempuh dalam lari jarak pendek ini relatif pendek dan hanya butuh waktu singkat untuk mencapai garis finish, namun teknik berlari sangat dibutuhkan dengan beberapa alasan, yaitu agar tenaga tidak cepat habis, nafas tidak putus, dan kecepatan tetap maksimal.

Secara umum, teknik lari jarak pendek dibagi menjadi tiga, yakni teknik start, sikap tubuh saat berlari, dan teknik mencapai garis finish. Berikut ini merupakan penjelasan selengkapnya:

1. Start Lari Jarak Pendek (Start Jongkok)

Teknik awalan atau start merupakan teknik yang sangat penting untuk diperhatikan karena awalan ini sangat menentukan keberhasilan. Berikut ini yang harus dilakukan:

Jenis start yang dilakukan di awal merupakan start jongkok karena dinilai cukup efektif untuk menambah kecepatan. Untuk melakukannya, tumpuan kaki terkuat diletakkan di depan dan kaki satunya berada dibelakang. Kaki depan berfungsi untuk melakukan tolakan, yakni dengan mendorong sekuat tenaga ke arah depan.

Pastikan kedua tangan menumpu di belakang garis start.

Pada aba-aba ‘siap’ angkat pantat setinggi bahu, pandangan lurus ke depan, kosentrasi penuh, atur nafas, dan fokus pada aba-aba berikutnya.

2. Sikap Tubuh Lari Jarak Pendek

Pada aba-aba ‘grak’/pistol, tolakkan kaki penumpu depan sekuat-kuatnya, otomatis pada awalan lari badan akan condong ke depan, tegakkan perlahan mengikuti gerak tubuh ketika berlari.

Jangan terlalu tegak dan jangan terlalu membungkuk seperti pada awalan start. Terlalu tegak akan menghambat kecepatan, terlalu membungkuk akan mengganggu pernafasan. Posisi yang tepat adalah tubuh agak condong ke depan. 

3. Mencapai Finish

Saat mencapai garis finish, condongkan dada ke depan. Secara otomatis bahu akan kebelakang. Terus berlari dengan kecepatan penuh, jangan menoleh kemana-mana dan tetap fokus pada garis finish.

Jangan berfikir tentang gerakan tubuh yang indah ketika menyentuh garis finish, jangan memikirkan aksi apapun, tetap berlari dengan kecepatan penuh.

Setelah melewati garis finish, kurangi kecepatan secara perlahan. Jangan langsung berhenti karena hal itu akan beresiko membuat kaki cidera. Ambil nafas sebanyak mungkin dan jangan menunduk.

Untuk lebih memahami teknik lari jarak pendek, simak analisis video dari channel watss zap, tentang bagaimana teknik lari jarak pendek usain bolt sehingga memecahkan rekor lari jarak pendek (sprint) 100 meter olimpiade. 

Ada tiga jenis start dalam lari, yakni start jongkok, start berdiri dan start melayang.

Start jongkok adalah teknik start seperti yang telah dijelaskan dibagian sebelumnya.

Sementara start berdiri merupakan posisi awal start untuk jenis lari jarak jauh karena posisi ini lebih rileks dan tidak terlalu menguras tenaga saat di awal.

Start melayang biasanya dipergunakan untuk lari estafet dan hanya diperuntukkan kepada pelari ke dua dan berikutnya.

Disebut sebagai start melayang karena pelari ini sudah boleh berlari dahulu menyusul tongkat estafet. Teknik ini diperbolehkan selama pelari belum melewati garis start pada bagiannya.

Start dalam lari jarak pendek adalah start jongkok. Start jongkok dalam lari jarak pendek dibagi menjadi tiga. Berikut penjelasannya;

1. Start Pendek

Garis start depan dengan block start depan diukur sejauh 16 inchi. Kaki depan merupakan kaki terkuat.

Pada saat jongkok, lutut kaki belakang berada di depan kaki depan dan jika berdiri maka posisi kaki belakang berada di sebelah tumit kaki depan.

Posisi ini sangat sulit meski menghasilkan kecepatan tinggi sehingga teknik ini biasanya dilakukan oleh atlet yang benar-benar terlatih.

2. Start Medium

Garis start depan dengan block start depan diukur sejauh 21 inchi. Lutut kaki belakang berada sejajar dengan tengah telapak kaki depan.

Teknik ini banyak dilakukan oleh pemula karena tingkat kecelakaannya sangat kecil dan tidak serumit start pendek.

3. Start Panjang

Garis start depan dengan block start depan diukur sejauh 21 inchi. Jarak antar block 26 inchi. Lutut kaki belakang diletakkan sejajar dengan kaki depan.

Teknik ini hanya dipakai oleh atlet yang memiliki ukuran kaki yang panjang. 

Sejarah Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek telah ada sejak zaman dahulu dan menjadi satu-satunya cabang olah raga yang diperlombakan di olimpiade pertama Yunani pada tahun 776 SM.

Setelahnya, pada olimpiade berikutnya beberapa cabang olah raga lain mulai diperlombakan seperti misalnya bela diri, memanah, lempar tombak, atau olah raga yang masih ada hubungannya dengan peperangan karena olah raga pada waktu itu identik dengan paket latihan untuk menjadi prajurit.

Konon lari menjadi olahraga yang diperlombakan di olimpiade Yunani sebagai sebuah bentuk pengormatan kepada seorang prajurit pembawa pesan yang telah berlari sejauh 40 km untuk mengabarkan kemenangan perang ketika Yunani sedang bertempur dengan Persia.

Sesampainya di Athena, prajurit itu berteriak lantang untuk menyampaikan pesan kemenangan dan setelah itu ia meninggal. Semua orang terharu atas kegigihan prajurit itu berlari hanya untuk mengabarkan pesan.

Sementara itu, olah raga lari jarak pendek mulai diorganisir dalam olimpiade modern pertamakalinya pada tahun 1896 di stadion Panathinaiko, Athena dan setelahnya olah raga lari masih tetap diperlombakan hingga saat ini.


Emoticon Anda?

0
LOL
0
LOVED
0
PURE
0
AW
0
FUNNY
0
BAD!
0
EEW
0
OMG!
0
ANGRY
0 Komentar