Ini Manfaat Omega-3 untuk Tubuh Kita yang Sudah Dibuktikan Secara Ilmiah

Manfaat hingga resiko omega 3

Posted  63 Views updated 2 months ago

Aftanews- Asam lemak omega-3 adalah jenis asam lemak yang dibutuhkan oleh tubuh, namun tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri. Asam lemak omega-3 bisa didapatkan dari ikan-ikanan seperti mackerel dan salmon ataupun dalam sebuah pil minyak ikan yang bisa dibeli di toko-toko obat. Di bawah ini, ada 7 kegunaan dari mengonsumsi asam lemak omega-3 yang sudah dibuktikan oleh sains. 

DHA, salah satu tipe dari omega-3, adalah komponen struktural utama dari retina matamu. Ketika kamu tidak mendapatkan cukup DHA, masalah penglihatan mungkin muncul. Menariknya, konsumsi cukup omega-3 dikaitkan dengan penurunan risiko degenerasi makula, salah satu penyebab utama kerusakan mata permanen dan kebutaan di dunia. 

Omega-3 sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak pada bayi. DHA menyumbang 40 persen dari asam lemak tak jenuh ganda di otakmu dan 60 persen di retina mata Anda.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika bayi yang diberi formula yang diperkaya DHA memiliki penglihatan yang lebih baik daripada bayi yang diberi susu formula biasa. Mendapatkan cukup omega-3 selama kehamilan dikaitkan dengan banyak manfaat untuk janin, termasuk: tingkat intelijen yang lebih tinggi, komunikasi dan keterampilan sosial yang lebih baik, menurunnya risiko perkembangan yang terlambat, menurunnya risiko ADHD, autisme dan cerebral palsy. 

Bahan makanan dan suplemen yang mengandung omega-3 sering dipercaya menjadi sumber yang membantu melawan gangguan kesehatan, seperti penyakit jantung, mencegah demensia, serta berperan penting dalam perkembangan janin.

Namun beberapa penelitian yang menyimpulkan hal di atas, tidak dijalankan dengan mekanisme yang tepat. Misalnya jumlah sampel yang tidak memenuhi syarat dan waktu pengamatan yang terlalu singkat.

Berikut ini adalah beberapa klaim dan fakta mengenai omega-3.

Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular

Serangkaian penelitian menemukan, kaitan konsumsi ikan yang mengandung minyak ikan tinggi, memang dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, serta mengurangi risiko stroke. Selain itu, konsumsi bahan makanan yang mengandung asam lemak omega-3 secara rutin dapat membantu mengurangi kadar trigliserida dalam darah. 

Risiko di Balik Omega-3

Selain sebagian klaim yang ternyata belum terbukti kuat, konsumsi omega-3 sebenarnya juga mengundang risiko sebagai berikut:

Konsumsi omega-3 dalam jumlah yang tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke hemoragik, yaitu pembuluh darah pecah di dalam otak.

Seseorang yang berisiko terkena kanker usus besar harus membatasi konsumsi omega-3 atau minyak ikan secara hati-hati. Sebab, konsumsi yang berlebih dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus besar.

Konsumsi omega-3 dalam jumlah besar dapat memicu terjadi toksisitas vitamin A dan D.

Bayi, wanita hamil, dan menyusui, disarankan untuk membatasi konsumsi ikan yang mengandung omega-3. Sebab, kandungan merkuri di dalam ikan tersebut bisa membahayakan kesehatan. Untuk mendapatkan manfaat dari konsumsi ikan yang mengandung omega-3, lebih disarankan untuk mengonsumsi ikan kakap merah, marlin dan tuna segar.

Secara umum, omega-3 memang memiliki sejumlah manfaat yang menyehatkan tubuh. Namun tidak semua khasiat yang sering dipublikasikan benar adanya. Lebih baik memperoleh omega-3 dari bahan makanan alami dengan kadar yang tidak berlebihan. Konsultasikanlah dengan dokter mengenai konsumsi suplemen omega-3, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus.


Your reaction?

0
LOL
0
LOVED
0
PURE
0
AW
0
FUNNY
0
BAD!
0
EEW
0
OMG!
0
ANGRY
0 Comments